TARAKAN – Laga persahabatan antara SMP Muhammadiyah 2 Tarakan (SMP MUDA) dan SMP Muhammadiyah 1 Plus Tarakan (Mutu Plus) menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mengukur perkembangan permainan. Pertandingan berlangsung di Lapangan Athirah, Tarakan, Sabtu (12/9/2026).

Bagi tim futsal sekolah, pertandingan semacam ini memberikan gambaran mengenai kemampuan pemain ketika berhadapan dengan lawan di luar sesi latihan. Berbagai aspek permainan, mulai dari kerja sama hingga penyelesaian peluang, dapat menjadi bahan evaluasi.

Pembina Ekstrakurikuler SMP Mutu Plus, Veriansyah, mengatakan timnya menunjukkan perkembangan dalam hal kekompakan. Namun, ia melihat masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Kekompakan tim sudah mulai terlihat, meski daya tahan fisik dan penyelesaian akhir masih perlu dipoles untuk laga mendatang,” ujar Veriansyah.

Menurut dia, evaluasi dari pertandingan tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir. Setiap momen selama permainan dapat digunakan pemain dan pelatih untuk mengetahui bagian yang sudah berjalan baik maupun aspek yang masih membutuhkan latihan.

Pembina Ekstrakurikuler Futsal SMP MUDA, Muh. Fatur, turut melihat pertandingan tersebut sebagai pengalaman penting bagi para pemain. Ia mengatakan anak-anak mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan mental, kerja sama, serta pengalaman menghadapi atmosfer pertandingan.

“Anak-anak mendapat kesempatan untuk mendapat pengalaman bertanding, belajar bekerja sama, dan meningkatkan mental,” kata Fatur.

Selain kemampuan teknis, kedua pembina menekankan pentingnya sportivitas selama pertandingan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga pembinaan futsal di lingkungan sekolah Muhammadiyah Tarakan berjalan berkelanjutan, sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang melalui olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *