TARAKAN – Semarak kemerdekaan kembali menghiasi Kompleks SMP Muhammadiyah 2 Tarakan (SMP MUDA). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, pihak sekolah secara resmi menyelenggarakan berbagai kompetisi menarik yang melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa hingga jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Rangkaian kegiatan perlombaan ini dibuka secara resmi pada Rabu (12/8/2026) dan dilangsungkan dengan meriah selama tiga hari berturut-turut hingga Jumat (14/8/2026). Lebih dari sekadar perayaan tahunan, kompetisi ini dirancang secara khusus sebagai wadah edukasi dan pembentukan karakter.

Kepala SMP MUDA Tarakan, Juanda, dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa perlombaan kemerdekaan tahun ini membawa visi yang selaras dengan misi pendidikan Muhammadiyah, yakni mencetak generasi pelajar yang tangguh secara lahir dan batin.

“Harapan kita melalui kegiatan ini adalah menjadi motivasi untuk melahirkan siswa yang kuat fisiknya, kuat pikirannya, memiliki kedisiplinan tinggi, serta kuat akhlak dan imannya. Karena itu, setiap kompetisi yang berjalan mesti menjunjung tinggi nilai sportivitas,” tegas Juanda di hadapan para peserta upacara pembukaan.

Bagi pihak sekolah, perayaan HUT RI ke-81 ini juga menjadi medium yang efektif untuk mencairkan suasana akademik setelah kegiatan belajar mengajar di kelas, sekaligus mempererat ukhuwah atau persaudaraan antarwarga sekolah. Kemeriahan di lapangan diisi dengan berbagai cabang perlombaan ketangkasan dan kekompakan tim, di antaranya estafet tepung, estafet sumpit, tali berkalut, bola beracun, hingga pertandingan voli antar-siswa.

Tidak hanya siswa yang berjuang memperebutkan juara, jajaran guru dan staf manajemen pun turut ambil bagian meramaikan suasana melalui laga keseruan voli antar-GTK yang mengundang sorak-sorai seluruh lapangan.

“Ini adalah momentum yang sangat baik untuk membangun solidaritas. Baik solidaritas sesama teman dalam satu kelas, maupun keakraban antara kakak dan adik kelas. Ingat, dalam sebuah pertandingan, menang dan kalah adalah hal biasa, namun nilai kebersamaan itulah yang paling berharga,” tambahnya berpesan.

Melalui beragam perlombaan ini, SMP MUDA Tarakan berharap semangat kemerdekaan tidak hanya berhenti pada riuhnya sorak-sorai di lapangan, tetapi terinternalisasi menjadi semangat juang para siswa dalam menuntut ilmu dan meraih prestasi ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *