TARAKAN – SMP Muhammadiyah 2 Tarakan (SMP MUDA) bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kota Tarakan menyelenggarakan Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana Kebakaran pada Senin (17/8/2026). Kegiatan ini diikuti dengan partisipasi penuh oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan (GTK).


Kepala SMP MUDA Tarakan, Juanda, menjelaskan bahwa inisiatif ini didasari oleh pentingnya perlindungan menyeluruh, mengingat sekolah dihuni oleh banyak orang setiap harinya.

“Kami berinisiatif menggandeng DAMKAR karena keselamatan warga sekolah sangat penting. Kami ingin siswa dan GTK tidak hanya memahami teori, tetapi juga tahu persis apa yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran guna mencegah kondisi darurat memburuk,” jelas Juanda.

Edukasi ini juga mengajak warga sekolah mempraktikkan langsung cara memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dwi Amin, Wakil Bidang Kurikulum SMP MUDA, menjadi salah satu peserta yang turun langsung menjajal simulasi tersebut.

“Alhamdulillah, kesan saya sangat positif. Rasanya menegangkan tapi menambah kepercayaan diri karena baru kali ini kami praktik langsung menggunakan APAR. Penyampaian materinya sangat jelas dan tidak bertele-tele,” ungkap Dwi Amin.
Untuk menindaklanjuti edukasi ini, Dwi Amin menegaskan sekolah akan terus menginternalisasi budaya keselamatan.

“Kami akan terus mengingatkan anak-anak melalui kegiatan rutin. Yang paling penting melatih anak agar tidak panik, tahu jalur evakuasi, dan ke depannya kami akan membuat simulasi kecil di kelas,” tambahnya.


Kegiatan ini ditutup dengan komitmen kuat dari pihak sekolah. “Harapan kami, seluruh warga SMP MUDA semakin sigap, tenang, dan tidak panik. Pengetahuan ini harus menjadi budaya keselamatan bersama, sehingga sekolah tetap menjadi rumah kedua yang nyaman dan siaga,” tutup Juanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *